
Interaksi atau komunikasi yang menyangkut dua pihak dan mempunyai tujuan, dapat disebut sebagai wawancara. Dan dalam kesempatan ini saya ingin menyampaikan tentang bagaimana menghadapi wawancara kerja.
"An
interview is an interactional communication process between two parties, at
least one of whom has a predetermined and serious purpose, and usually involves
the asking and answering of questions" – Stewart & Cash, 2000.
Ada beberapa
aspek yang terdapat dalam wawancara, yaitu :
1. Proses komunikasi interaksional
antara dua pihak.
2. Pertukaran informasi yang dilakukan secara verbal dan nonverbal
3. Mempunyai tujuan tertentu yang spesifik.
2. Pertukaran informasi yang dilakukan secara verbal dan nonverbal
3. Mempunyai tujuan tertentu yang spesifik.
Tahap Wawancara bagi para pencari kerja
Dalam
penerimaan tenaga kerja, wawancara merupakan salah satu tahap proses
seleksi. Memastikan apakah calon tenaga kerja sesuai dengan hasil test
sebelumnya (jika ada. Ex. Psikotest), bertemu secara langsung, mengetahui cara
berpikir dan sikap kerja calon karyawan tersebut serta mendapatkan kesesuaian
antara cv yang perusahaan terima dengan kemampuan yang dimilikinya, merupakan
inti dari proses wawancara.
Persiapan
yang baik adalah kunci dari keberhasilan. Jangan sampai wawancara kerja yang
merupakan gerbang utama bagi pencari kerja untuk meraih pekerjaan yang
diinginkan malah menjadi kacau karena anda tidak mempersiapkannya dengan
matang. Dengan melakukan persiapan yang baik, maka peluang untuk diterima
bekerja akan lebih besar. Berpenampilan rapih, tampak profesional dan
mengenakan pakaian yang tepat merupakan aspek pertama yang sangat penting.
Beberapa benda yang wajib di persiapkan
oleh Pencari kerja untuk wawancara :
1. Catatan
Nomor Telepon Perusahaan
Pastikan
waktu, tempat dan siapa yang harus di temui atau di hubungin untuk proses
wawancara. Kita tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi selama perjalanan
menuju tempat anda wawancara. Dengan memiliki nomor telepon perusahaan anda
bisa menginformasikan apabila ada kendala yang terjadi.
2. Surat
Referensi
Apabila
memiliki surat referensi, bawalah secara terpisah dengan resume anda.
3. Resume
Pelajari
kembali CV anda dan fokuskan pada bagian-bagian yang relevan dengan
posisi yang anda lamar. Pada saat anda dipanggil interview, ada beberapa
perusahaan yang sudah memegang resume anda.Tetapi alangkah baiknya apabila anda
membawa resume anda sendiri untuk persiapan apabila diperlukan.
4. Pulpen
Bagi pencari
kerja terkadang saat melakukan wawancara kerja, ada beberapa berkas yang
harus anda isi dan serahkan ke perusahaan. Membawa dan memiliki pulpen sendiri
dan tidak meminjam pada pewawancara berarti bahwa anda sudah menyiapkan diri
ada dengan baik, dan ada beberapa pewawancara yang menilai hal kecil tersebut.
Dalam
melakukan wawancara kerja, selain hal-hal fisik tersebut di atas, pencari
kerja pun harus mempersiapkan mental yang merupakan hal yang tak kalah
penting. Menunjukkan sikap canggung dan tidak percaya diri mempengaruhi
penilaian anda. Usahakanlah untuk selalu percaya diri, dan tenang. Memberikan
senyuman dan rileks pada saat interview dapat membantu anda untuk menjawab
pertanyaan –pertanyaan dari interviewer dengan baik.
Selamat
mencoba.
0 komentar:
Post a Comment