
Proses interview
adalah proses yang di tunggu – tunggu bagi pencari kerja. Ribuan Pencari
Kerja menanti telphone panggilan Interview dari HRD.
Schedule pun sudah diatur, Anda hanya perlu mempersiapkan diri dan
mental Anda untuk menghadapi interview.
Rasa
“deg-degan'' pasti Anda rasakan, apalagi Anda baru pertama kali menghadapi interview
kerja di sebuah perusahan. Tapi perasaan ini hendaknya tidak
menghalangi Anda untuk menghadapi proses interview.
Setelah
proses interview mungkin Anda akan bertanya – tanya “Apakah proses interview
tadi berjalan lancar? “Apakah HRD menyukai profil Anda” ? Anda mungkin tidak
akan mendapatkan jawaban langsung setelah proses interview dilakukan,
tapi Anda bisa mengira-ngira apakah proses interview yang baru saja Anda
lakukan berjalan lancar atau tidak.
Berikut
beberapa ciri interview yang tidak berjalan dengan baik :
Waktu yang
Terlalu Cepat
Proses
wawancara biasanya dilakukan dalam kurun waktu 10 – 20 menit atau lebih. Jika
si pewawancara hanya menghabiskan waktu kurang dari 10 menit maka sudah
dipastikan si pewawancara tidak ingin mengetahui sosok Anda lebih lanjut. Yang
artinya Anda tidak cukup menarik baginya.
Anda
Mendominasi Percakapan
Pada umumnya
dalam proses interview, porsi si pewawancara lebih besar dibandingkan
dengan kandidat yang diwawancarai, tetapi karena rasa antusias dan semangat
yang berlebihan terkadang si kandidat mendominasi percakapan dengan mengajukan
banyak pertanyaan kepada si pewawancara. Jika hal ini terjadi bisa-bisa waktu
wawancara habis sebelum seluruh pertanyaan ditanyakan.
Pandangan si
Interviewer Tidak Fokus Pada Anda
Saat
menjalani wawancara, jadilah pengamat yang aktif. Perhatikan bahasa tubuh Interviewer
kerja Anda. Jika pandangannya mudah teralihkan kepada orang yang lewat, atau
tidak fokus pada Anda, hal ini bisa jadi pertanda bahwa si pewawancara tidak
ingin melanjutkan wawancara ini ke tahap selanjutnya. Jika hal ini terjadi, cobalah
tanyakan kepada si pewawancara apakah jawaban yang Anda berikan sudah menjawab
pertanyaan yang ia utarakan. Atau tanyakan pula apakah Anda bisa menawarkan
informasi lain tentang diri Anda yang dibutuhkan.
Sikap
Terlalu Arrogant
Dalam sebuah
wawancara, tanpa disadari sering kali pelamar kerja terlalu menyombangkan diri
dengan kemampuan yang ia miliki, hal ini justru membuat interviewer
tidak interest kepada Anda. Hal utama yang harus Anda lakukan adalah
bersikap sewajarnya namun tetap rendah hati. Anda boleh mempromosikan kemampuan
Anda dalam bekerja yang profesional namun setidaknya tidak berlebihan, agar
terkesan lebih natural dan terfokus pada masa depan perusahaan Anda
0 komentar:
Post a Comment